Pelembab untuk Kulit Kering, Ketahui Cara Memilih

Setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Ada yang memiliki jenis kulit berminyak, normal, sensitif, kombinasi, dan kering. Masing-masing jenis kulit tersebut memiliki ciri-cirinya tersendiri.

Jenis kulit kering memiliki ciri-ciri khusus seperti kulit yang terasa kaku atau tertarik, bersisik, terdapat lapisan kulit mati yang berwarna putih, timbulnya rasa gatal, dan bahkan kulit menjadi kemerahan. Tentu hal ini akan menyebabkan rasa kurang nyaman dan kurang percaya diri.

Apakah kulit kamu termasuk jenis kulit kering? Mungkin kamu sudah mencoba berbagai cara untuk menangani keluhan pada kulit namun belum kunjung ada perubahan? Atau mungkin kamu sudah mencoba berbagai produk skincare atas rekomendasi teman namun hasilnya tetap nihil?

Bagaimana seharusnya kamu merawat kesehatan kulit kering? Yuk simak penjelasan berikut sampai tuntas ya.

 

Penggunaan Pelembab untuk Mengatasi Kulit Kering dan Kasar

Orang yang memiliki kulit kering cenderung akan menggunakan pelembab karena dianggap dapat mengatasi permasalahannya. Namun, tahukah kamu? Tidak semua produk cocok digunakan sebagai pelembab untuk kulit wajah yang kering.

Tentu kamu harus memilih pelembab yang bagus untuk kulit kering. Namun memilih pelembab untuk kulit kering dan kusam ternyata tidak semudah yang kita kira. Salah menjatuhkan pilihan dapat menyebabkan kulitmu menjadi lebih kering dan bahkan iritasi.

Penggunaan pelembab wajah untuk kulit kering memang tidak salah, karena sejatinya pelembab dapat membantu kulit tetap terhidrasi, menjaga tekstur kulit agar tetap terlihat segar, berwarna, dan terlihat awet muda.

Namun sebaiknya kamu tetap memperhatikan kandungan yang terdapat dalam produk pelembab. Pastikan zat-zat aktif yang terkandung di dalamnya sesuai untuk jenis kulit

 

Penyebab Kulit Wajah Kering

Ketika memilih pelembab wajah untuk kulit kering, kamu perlu memerhatikan tingkat keparahan yang kamu alami, penyebab, dan carilah produk yang memang dikhususkan untuk kulit kering. Alangkah lebih baik lagi jika kamu mengetahui apa penyebab kulit menjadi kering.

Kulit kering dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti berikut ini.

  1. Terpapar sinar matahari
  2. Eksim
  3. Psoriasis
  4. Penggunaan AC
  5. Penggunaan sabun cuci muka yang tidak sesuai jenis kulit
  6. Kebiasaan minum air putih

Kulit kering tidak termasuk penyakit medis walaupun ditemukan keluhan berupa peradangan dan iritasi. Kulit kering dapat menimbulkan efek nyeri dan kebas ketika disentuh. Untuk mengatasi hal tersebut, pelembab dapat membantu meringankannya.

Namun, kamu harus cerdas dalam memilih pelembab untuk kulit kering yang tepat. Berikut ini ada beberapa tips yang dapat menjawab kebimbangan kamu ketika memilih pelembab wajah.

Tips Memilih Pelembab Wajah untuk Kulit Kering dan Kasar

  1. Perhatikan Jumlah Komposisinya

Semakin sedikit bahan yang digunakan dalam pelembab, kualitasnya akan semakin baik. Bahkan para ahli kecantikan dan dokter pun menganjurkan untuk memilih produk pelembab yang mengandung kurang dari 10 bahan dalam komposisinya.

 

  1. Pilih Pelembab Berbentuk Krim

Pelembab berbentuk krim terdiri dari beberapa jenis, namun pilihlah krim yang banyak mengandung minyak bagi kamu yang memiliki kulit kering. Karena kandungan minyak pada krim dapat membantu melembabkan kulit. Pelembab yang kamu temukan juga seringkali memiliki tekstur losion, dan bagi kamu yang memiliki kulit kering sebaiknya hindari losion ini karena dapat menyebabkan kulit menjadi iritasi.

 

  1. Hindari Jika Terdapat Kandungan Bahan Ini

Bagi pemilik kulit kering, sebaiknya hindari pemakaian pelembab yang mengandung wewangian dan alkohol. Kedua bahan ini biasanya lebih sering ditemukan pada losion, maka dari itu losion sangat tidak direkomendasikan untuk diaplikasikan pada kulit kering.

 

  1. Perhatikan Kandungan Bahan Terpenting
  2. Memiliki Label

Ketika memilih pelembab wajah untuk kulit kering dan kusam, pastikan kamu memilih pelembab yang memiliki label “hypoallergenic“, “alcohol free“, ataupun “bebas pewangi”.

 

  1. Gliserin, Lanolin, Asam Hialuronat, Dimethicone, dan Minyak

Kandungan lainnya yang dapat digunakan untuk kulit kering adalah gliserin, lanolin, asam hialuronat,  dimethicone, dan minyak.  Gliserin membantu kulit agar menyerap air lebih banyak, lanolin dapat menjaga kelembaban kulit wajah, sedangkan asam hialuronat dan dimethicon memiliki tugas untuk melembabkan kulit. Jenis minyak yang terkandung di dalam pelembab biasanya termasuk jenis minyak kedelai, minyak zaitun, minyak mineral, dan minyak kelapa.

 

  1. Petroleum Jelly

Selain itu, kandungan penting yang ada pada krim untuk kulit kering adalah petroleum jelly. Bahan ini dapat mencegah kulit menjadi kering dengan menahan kandungan air di permukaan kulit wajah agar tidak menguap.

 

Dengan kata lain, wajah kamu akan tetap terhidrasi dengan baik. Petroleum jelly ini memang sangat cocok untuk digunakan pada kulit yang kering, tidak hanya untuk wajah, melainkan untuk bibir maupun tumit yang pecah-pecah.

 

  1. Tabir Surya

Baik untuk kulit jenis normal dan kering, kandungan SPF pada pelembab juga perlu diperhatikan yaitu minimal 30. SPF ini berfungsi sebagai tabir surya. Untuk menimbulkan kesan wajah lebih terlihat muda dan segar, kamu juga dapat melihat apakah pelembab yang kamu pakai memiliki kandungan antioksidan. Seperti yang telah kita ketahui, antioksidan ini sangat berperan penting untuk mencegah paparan radikal bebas dan menumpuknya sel kulit mati.

 

  1. Vitamin E

Vitamin E dalam pelembab juga berperan sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit kamu. Karena vitamin E ini dapat membantu mengatasi dermatitis atopik dan meningkatkan produksi kolagen di dalam tubuh.

Aplikasikan Pelembab Sesuai Aturan dan Kebutuhan

Jika kamu sudah melakukan keempat tips di atas, langkah selanjutnya yang dapat kamu lakukan adalah memakai produk pelembab tersebut sesuai dengan aturan pemakaiannya. Biasanya, pelembab untuk kulit kering dianjurkan agar dipakai sebanyak dua hingga tiga kali dalam sehari, terutama setelah mandi.

Pelembab dioleskan ke bagian wajah yang kering ketika kulit masih dalam keadaan lembab atau setengah kering. Mengapa? Karena dalam keadaan lembab inilah kulit kita dapat menyerap air lebih banyak. Selain sesaat setelah mandi, pelembab juga dapat kamu gunakan dalam keadaan tertentu seperti saat berkeringat maupun ketika cuaca dingin.

Jika biasanya dalam penggunaan suatu produk kamu mengalami gatal-gatal dan bahkan dapat menimbulkan eksim, kamu dapat mengatasinya dengan menggunakan produk pelembab yang mengandung hidrokortison sebanyak satu persen. Namun, penggunaan pelembab jenis ini tidak dianjurkan jika dipakai setiap hari.

Penggunaan suatu produk mungkin bisa saja langsung sesuai di kulit kamu, namun hal ini sangat kecil kemungkinan terjadinya. Karena banyak sekali yang memang pada awalnya harus mencoba-coba terlebih dahulu produk tersebut dengan membeli ukuran wadah yang lebih kecil. Jika ternyata pelembab tersebut cocok di kulit, maka kamu bisa meneruskan pemakaian pelembab tersebut.

Mencegah Kulit Wajah Menjadi Kering

Seperti yang telah disebutkan bahwa ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kulit wajah menjadi kering atau memperparah keringnya kulit. Selain menggunakan pelembab, kamu juga perlu menjaga pola hidup agar kulit tetap terjaga kelembabannya. Berikut ini adalah cara yang dapat kamu lakukan.

  1. Minum air putih yang cukup.
  2. Selain pelembab, perhatikan juga produk sabun cuci muka yang digunakan.
  3. Hindari menggosok terlalu keras pada bagian wajah ketika sedang membersihkannya karena gesekan yang terjadi dapat mempercepat kandungan air pada wajah untuk menguap. Sebaiknya, berikan pijat perlahan dengan gerakan memutar dibandingkan jika kamu harus menggosoknya ke arah bawah yang mana dapat membuat kulitmu menjadi kendur dan mempercepat penuaan dini.
  4. Gunakan tabir surya ketika akan beraktifitas yang mengharuskan kamu berada di bawah terik matahari.
  5. Menggunakan humidifier atau pelembab ruangan jika ruangan tersebut terdapat AC, khususnya ruang tidur dan ruang kerja yang mana kamu lebih banyak menghabiskan waktu di kedua tempat tersebut.

Jenis kulit yang berbeda tentu memiliki penanganan yang berbeda pula. Untuk itu, kamu perlu mengetahui apa jenis kulitmu dan produk seperti apa yang sesuai untuk jenis kulit tersebut. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk kamu dalam merawat kulit kering agar senantiasa sehat.



Leave a Reply