Tabir Surya: Hal yang Anda Perlu Ketahui

Ketika keluar rumah dan beraktivitas yang mengharuskan berlama-lama di bawah teriknya matahari atau saat sedang berjemur di pantai, tentu kamu membutuhkan sun protective yang berfungsi untuk melindungi kulitmu dari sinar matahari.

Lho, sinar matahari bukannya bagus ya untuk kesehatan tulang? Jadi, kenapa harus pakai pelindung surya?

Pentingnya Memakai Tabir Surya untuk Melindungi Kulit

Perlu kamu ketahui bahwa sinar matahari memiliki tiga jenis sinar yaitu UVA, UVB, dan UVC. Dari ketiga sinar ini yang perlu kamu waspadai adalah sinar UVA dan UVB. Karena kedua sinar ini dapat menembus lapisan ozon bumi sehingga manusia dapat mengalami dampaknya jika terkena sinar tersebut. Sedangkan UVC tidak dapat meresap ke dalam lapisan ozon, melainkan dipantulkan secara langsung oleh lapisan ozon.

Pada dasarnya, sinar UVB bermanfaat untuk tubuh kita. Vitamin D yang dibutuhkan oleh tulang tidak serta merta diproduksi begitu saja. Tubuh memerlukan sinar UVB terlebih dahulu. Ketika UVB mengenai kulit, maka kulit akan menyerapnya dan membentuk vitamin D3. Vitamin inilah yang menjadi previtamin dari vitamin D yang kemudian disalurkan ke ginjal dan hati agar dapat menghasilkan vitamin D.

Namun, bukan berarti kamu harus membakar kulitmu berlama-lama di bawah sinar matahari. Bagi orang berkulit putih, cukup terkena sinar matahari selama kurang lebih 15 menit. Sedangkan bagi orang berkulit gelap, waktu yang dihabiskan sedikit lebih lama yaitu kurang lebih 90 menit.

Untuk mendapatkan manfaat dari sinar matahari ini bukan berarti kamu tidak memerlukan sun protective. Kulit pun tetap membutuhkan perlindungan agar tidak terkena radiasi sinar matahari secara langsung. Dan salah satu perlindungannya adalah menggunakan pelindung surya atau tabir surya.

Mungkin banyak yang sudah mengetahui bahwa tabir surya yang beredar di pasar terdiri dari dua jenis, yaitu sunscreen dan sunblock. Jadi, tabir surya yang biasa digunakan oleh masyarakat adalah tabir surya tubuh, lalu bagaimana jika produk tersebut digunakan untuk kulit wajah?

Sebelum membahas apa perbedaan tabir surya untuk tubuh dan wajah, mungkin kamu perlu memahami apa makna dan fungsi sebenarnya dari tabir surya.

Apa Itu Tabir Surya?

Tabir surya adalah skincare yang berfungsi untuk melindungi kulit dari bahaya sinar matahari. Mengingat kita tinggal di wilayah tropis, maka pemakaian tabir surya menjadi hal yang tidak boleh dilupakan. Sebelum ke luar rumah dan beraktifitas di bawah sinar matahari, kita perlu mengantisipasinya dengan memakai produk pelindung matahari.

Dengan begitu, bahaya dari sinar matahari tidak akan memberikan dampak pada kulit. Kamu pun dapat beraktifitas dengan fokus dan nyaman tanpa harus mengkhawatirkan kulit menjadi kusam dan gelap.

Tabir surya sendiri memiliki tugas khusus untuk melindungi kulit dari sinar UVA (ultraviolet A) dan UVB (ultraviolet B). Kedua sinar ini yang paling membahayakan bagi kulit. Sinar UVA sendiri dapat menembus bagian kulit hingga dermis, yaitu lapisan tengah kulit. Sedangkan UVB hanya dapat mencapai lapisan kulit terluar yaitu epidermis. Walaupun demikian, kedua sinar ini dapat meningkatkan risiko kulit terbakar, kanker kulit, hingga kerusakan pada mata.

Jenis-Jenis Tabir Surya yang Perlu Kamu Ketahui

 

Tabir surya terdiri dari beberapa jenis, di antaranya yaitu berupa spray, losion, foam, atau gel yang dapat memantulkan sinar matahari dan mencegah kulit terbakar. Tabir surya yang dikenal masyarakat biasanya adalah sunblock, namun ada juga yang menyebut sunscreen. Lantas, apakah kedua produk ini sebenarnya sama? Atau justru mereka memiliki perbedaan?

Dari namanya saja kamu pun sudah dapat menebak bahwa kedua produk ini adalah pelindung surya sehingga bahaya radiasi dari sinar matahari tidak berdampak langsung ke kulit. Namun, keduanya memiliki perbedaan dari segi cara kerjanya.

Sunblock merupakan produk perawatan kulit dari paparan sinar matahari dengan menangkal sinar UVA dan UVB. Jadi, cara kerjanya adalah dengan memantulkan dan menghalangi sinar matahari pada permukaan kulit.

Sedangkan sunscreen, meskipun memiliki fungsi yang sama dengan sunblock namun memiliki efek perlindungan yang lebih ringan. Cara kerjanya adalah dengan menyerap sinar matahari dan mengubahnya menjadi energi panas yang akan dilepaskan di permukaan kulit.

Secara umum, produk sunscreen cenderung berfungsi untuk perlindungan dari UVB saja. Namun pada era sekarang ini sudah banyak yang diproduksi sunscreen dengan perlindungan lengkap untuk menangkal UVA dan UVB sekaligus.

Tabir Surya untuk Wajah

Selain cara kerjanya, tabir surya juga dibedakan berdasarkan penggunaannya. Yaitu tabir surya untuk wajah dan tabir surya untuk tubuh.

Produk tabir surya untuk wajah dibuat sedikit berbeda dengan tabir surya untuk tubuh. Untuk wajah, memiliki tekstur yang lebih ringan dan tidak mengandung minyak maupun alkohol. Jadi, kamu tidak perlu khawatir karena penggunaan tabir surya wajah tidak akan memicu tumbuhnya jerawat.

Manfaat Tabir Surya

Perlindungan yang diberikan oleh tabir surya akan berdampak pada kesehatan kulit kamu, berikut adalah manfaat yang kamu rasakan ketika rutin menggunakan tabir surya.

  1. Mencegah timbulnya komedo terutama di bagian wajah seperti area hidung.
  2. Mencegah kulit terbakar (sunburn) yang bisa membuat kulitmu menjadi kusam dan gelap.
  3. Menjaga kesehatan kulit karena di dalam tabir surya pun mengandung beberapa nutrisi seperti aloe vera, vitamin C, dan lainnya.
  4. Mencegah kanker kulit karena penggunaan tabir surya akan melindungi kulit dari sinar UVB.
  5. Mencegah tanda penuaan diniseperti keriput, kusam, dan bercak hitam. Hal ini karena kandungan SPF minimal 30 yang terdapat pada tabir surya. Bahan aktif yang terkandung di dalam SPF 30 dapat mempertahankan kolagen, keratin, dan elastin kulit wajah. Dengan catatan, hasil yang maksimal didapat dari pemakaian rutin.
  6. Sinar yang dipantulkan dan diserap dapat memaksimalkan penyerapan nutrisi pada kulit karena kulit tetap sehat terawat.
  7. Terlihat awet muda.
  8. Kelembaban alami di kulit tetap terjaga.

Penggunaan Tabir Surya yang Tepat

Penggunaan tabir surya akan memberikan hasil yang optimal jika digunakan secara tepat. Simak penjelasan berikut untuk mengetahui apa saja yang perlu diperhatikan saat menggunakan tabir surya.

 

  1. Tentukan Pilihan Berdasarkan Kebutuhan

Pemilihan produk yang tepat tentu akan memberikan hasil yang optimal untuk kulit. Begitu juga dengan sunscreen dan sunblock yang bertugas sebagai sun protective. Dengan mempertimbangkan cara kerjanya, kamu dapat memilih produk yang kamu butuhkan.

 

Jika kamu beraktifitas terlalu lama di bawah sinar matahari, kamu dapat menggunakan sunblock karena kulitmu rentan terpapar sinar matahari terlalu lama. Namun, jika aktifitasmu tidak membuat kulit terpapar sinar matahari dalam waktu yang lama, kamu dapat memakai sunscreen.

 

  1. Sesuaikan dengan Jenis Kulit

Pemakaian produk yang sesuai dengan jenis kulit, tidak akan menimbulkan dampak yang berarti. Namun, beberapa jenis sunscreen memiliki kandungan minyak dan dapat menyebabkan tumbuhnya jerawat. Setiap produk yang digunakan di kulit secara langsung tentu meningkatkan risiko kulit kita mengalami iritasi atau reaksi kulit terhadap kandungan yang ada pada produk sunscreen.

 

Untuk kulit jenis sensitif, dapat memakai sunscreen yang tidak mengandung alkohol dan pewangi di dalamnya. Sedangkan untuk kulit berminyak, kamu dapat memilih tabir surya dalam bentuk gel karena cenderung lebih cepat meresap ke dalam kulit. Hindari pemakaian produk berbentuk krim atau yang mengandung banyak minyak karena dapat menyumbat pori-pori wajah.

 

Bagi kamu yang memiliki kulit wajah kering, pilihlah tabir surya dalam bentuk krim yang mengandung pelembab untuk menghidrasi kulitmu. Dan jangan pernah memakai produk yang spray karena cenderung mengandung alkohol yang dapat membuat iritasi pada kulit kering.

 

  1. Perhatikan Kandungan SPF dan PA

SPF merupakan kepanjangan dari Sun Protection Factor yang menentukan berapa lama tabir surya ini dapat melindungi kulit dari UVB, sedangkan PA (Protection Grade) dapat melindungi dari sinar UVA.

 

Saat memilih produk tabir surya, penting untuk memerhatikan kandungan SPF di dalamnya. Semakin tinggi SPF-nya maka akan melindungi kulitmu lebih optimal. Namun, perlu kamu ingat bahwa penggunaan pelindung surya dengan SPF bukan berarti melindungi kulitmu 100 persen.

 

Produk tabir surya yang disarankan adalah yang mengandung SPF minimal 30. SPF 30 mampu melindungi kulit 97 persen, SPF 50 melindungi kulit 98 persen, sedangkan SPF 15 memberikan perlindungan sebesar 93 persen.

 

  1. Beda Tekstur, Beda Pemakaian

Berbagai jenis tabir surya yang ada, tentu berbeda cara pakainya. Jika kamu memakai dalam bentuk spray, usahakan untuk tidak menyemprotkan langsung ke wajah. Melainkan dengan cara menyemprotkan ke telapak tangan, lalu diusapkan ke wajah. Apabila kamu memakai tabir surya losion, jangan lupa untuk mengocok wadahnya terlebih dahulu sebelum digunakan agar kandungan di dalamnya tercampur sempurna.

 

  1. Perhatikan Label “Broad Spectrum

Produk bertuliskan label ini menunjukkan bahwa produk tersebut memberikan perlindungan dari sinar UVA dan UVB.

 

  1. Penggunaan yang Tepat untuk Hasil Optimal

Untuk mendapat perlindungan yang optimal, kamu dapat mengaplikasikan tabir surya setidaknya 30 menit sebelum ke luar rumah. Dengan begitu, kamu memberikan kesempatan bahan aktif dalam tabir surya dapat terserap secara sempurna di kulit.

 

Tidak hanya kulit bagian wajah saja, kamu perlu mengoleskan tabir surya ke bagian telinga dan leher yang juga rentan terkena paparan sinar matahari.

 

Sekali pakai dalam sehari tidaklah cukup. Kamu perlu memakainya kembali ketika sedang mengeluarkan keringat berlebih, atau setelah mencuci muka, setelah berenang, atau setidaknya setiap satu hingga dua jam sekali.

 

Ketebalan mengolesi tabir surya juga dapat menentukan seberapa besar perlindungan yang diberikan tabir surya. Jadi, jangan takut dan ragu-ragu untuk mengolesi tabir surya sedikit lebih tebal. Tak dapat dipungkiri, mungkin di antara kita semua masih ada yang sungkan mengolesi tabir surya tipis-tipis karena takut lengket.

 

  1. Pilihlah Kosmetik yang Mengandung Sun Protection

Kosmetik yang beredar di pasaran sudah ada yang mengandung tabir surya, jadi untuk memaksimalkan hasilnya kamu dapat memakai make up yang di dalamnya mengandung pelindung surya. Seperti pemakaian foundation, carilah yang memiliki label SPF.

 

Jika kamu menggunakan foundation tanpa tabir surya, kamu dapat menggunakan tabir surya terlebih dahulu setidaknya 20 menit sebelum mengaplikasikan make up ke wajah.

 

  1. Menghindari Paparan Sinar Matahari di Waktu Tertentu

Sebisa mungkin untuk menghindari diri kamu terpapar sinar matahari dalam waktu yang lama. Pada waktu tertentu pun sinar matahari akan terasa lebih terik dan radiasi sinar UV sedang tinggi-tingginya seperti pada pukul 10 pagi hingga pukul 2 siang.

 

  1. Tetap Gunakan Pelindung Tambahan

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, tabir surya tidak melindungi kulit 100%. Oleh karena itu, memakai tabir surya saja tidak cukup, kamu masih membutuhkan pelindung tambahan seperti kacamata dan topi.

 

Kacamata dan topi akan menghalau sinar matahari mengenai kulit secara langsung. Terutama kacamata hitam yang mampu melindungi mata kamu dari paparan sinar matahari. Jangan lupa untuk menggunakan pakaian tertutup seperti baju berlengan panjang dan celana panjang, terlebih lagi ketika matahari sedang bersinar terik.

Penggunaan tabir surya yang tepat akan memberikan hasil yang optimal untuk melindungi kulit wajah dan tubuhmu. Walaupun matahari tidak bersinar terik, kamu harus tetap memakai tabir surya karena sinar UV masih dapat menembus lapisan ozon.

Lebih baik lagi jika kamu memakai tabir surya ketika akan beraktifitas pada pagi hari. Pasalnya, sinar UV dapat menembus kaca. Jadi, di dalam ruangan pun tidak menjamin kulitmu terlindungi dari bahaya radiasi sinar matahari ya.

Selain itu, jangan lupa untuk rutin mengoleskan tabir surya lebih sering jika kamu beraktifitas cukup lama di bawah sinar matahari. Karena lapisan tabir surya dapat luntur karena keringat. Jika memungkinkan, kamu dapat memilih tabir surya yang water proof atau bahkan sweat proof.



Leave a Reply