Tips Memilih Pembersih Wajah untuk Kulit yang Berjerawat

Perjuangan setiap orang berbeda-beda dalam mengatasi masalah jerawatnya. Mungkin ada yang lebih ringan masalahnya, bahkan ada juga yang sangat berat karena jerawat sudah singgah terlalu lama di wajah.

Perawatan apapun dilakukan, menggunakan skincare atau konsultasi dengan dokter. Penggunaan skincare yang tepat memang akan membantu meringankan masalah jerawat, namun ada hal yang lebih penting lagi. Barisan skincare yang kita gunakan tentu akan ada cleanser atau pembersih wajah.

Pembersih wajah merupakan perawatan yang sangat basic jika dibandingkan dengan skincare lainnya. Pembersih wajah cukup mampu meringankan masalah jerawat, apabila kamu menggunakan pembersih untuk kulit berjerawat yang tepat. Pemakaian skincare lainnya juga akan menjadi bahan pertimbangan, namun pembersih wajahlah yang paling utama.

Apakah kalian merasa sudah memilih pembersih wajah untuk kulit berjerawat yang tepat? Jika masih ada keraguan, berikut ini adalah tips memilih pembersih wajah yang tepat bagi kulit berjerawat berdasarkan kandungannya.

Tips Memilih Pembersih Muka untuk Kulit Berjerawat

Seringkali kita beranggapan bahwa sudah memilih pembersih wajah yang tepat, tentu yang pertama kali kita lihat adalah nama dari produk tersebut. Namun, pernahkah kamu mengamati kandungan dari pembersih wajah yang kamu gunakan?

Agar tidak salah pilih, pertimbangkan baik-baik jika pembersih kamu terbuat dari beberapa kandungan ini.

  1. Bahan Peeling

Bahan peeling memang sering dijumpai pada skincare, namun penggunaannya pada pembersih wajah sangat kurang tepat. Rata-rata setiap orang pasti akan lebih sering mengaplikasikan pembersih wajah dibandingkan produk skincare lainnya.

 

Penggunaan bahan peeling yang terlalu sering tidak akan membawa dampak yang baik bagi kulit. Jadi, mulai sekarang cobalah perhatikan kandungan pada pembersih wajah kamu apakah mengandung bahan peeling atau tidak. Macam-macam bahan peeling seperti lactic acid, citric acid, glycolic acid, dan lain-lain.

 

  1. Scrub

Scrub dalam pembersih wajah memang bagus karena dapat membantu mengangkat kotoran-kotoran atau debu yang menempel di wajah, sehingga dapat mencegah wajah kusam. Namun, scrub dalam pembersih muka untuk kulit berjerawat kurang tepat.

 

Kandungan scrub yang ada dapat menggesek jerawat-jerawat yang timbul sehingga dapat memperparah kondisi jerawat kamu. Munculnya jerawat di tempat yang sama juga bisa diakibatkan dari penggunaan scrub. Ada baiknya, pertimbangkan baik-baik jika pembersih wajahmu memiliki kandungan ini.

 

  1. Tidak Mengandung Alkohol

Beberapa produk skincare yang biasa digunakan seringkali dijumpai mengandung alkohol. Tidak salah memang, namun jika kamu memiliki masalah kulit berjerawat atau bahkan sensitif, lebih baik hindari kandungan produk dengan alkohol yang cukup tinggi. Karena alkohol dapat memberikan kesan lebih mudah kering atau bahkan lebih mudah berminyak pada wajah.

 

  1. Oily Control

Pastikan juga apakah produk pembersih wajah untuk kulit berjerawatmu memiliki fungsi sebagai oil control. Karena pada dasarnya, jerawat juga berasal dari minyak. Produksi minyak berlebih dapat menumpuk di pori-pori.

 

Terlebih lagi jika kamu sering terpapar debu, maka akan ada banyak kotoran yang menempel pada wajah dan akan memicu munculnya komedo. Komedo yang tidak dibersihkan, lama-kelamaan menumpuk dan memicu tumbuhnya jerawat.

Apabila kamu sudah memperhatikan ketiga kandungan tersebut, ada hal yang tak kalah pentingnya ketika kamu menggunakan pembersih wajah yaitu waktu dan frekuensi penggunaan.

Skincare diracik sedemikian rupa untuk perawatan kulit dalam jangka panjang, yang mana kamu memang tidak akan dapat menuai hasilnya secara instan. Namun, dengan pemakaian yang rutin dapat membantu mempercepat hasil yang diharapkan.

Begitu juga ketika kamu menggunakan pembersih wajah. Sekalipun kamu sudah konsultasi ke dokter dan menggunakan pembersih wajah yang bagus untuk kulit berminyak ataupun berjerawat, hasilnya akan nihil jika produk tersebut kamu gunakan hanya untuk sesaat atau bahkan berlebihan.

Sesuatu yang dikonsumsi secara berlebihan memang tidak akan baik, tidak hanya berlaku pada makanan ataupun obat-obatan, begitu juga dengan skincare. Pastikan kamu sudah menggunakannya sesuai aturan yang dianjurkan.

Jangan berpikiran karena ingin mendapatkan hasil secepat mungkin, maka kamu menggunakannya dalam frekuensi yang sangat sering. Hal ini dapat memicu timbulnya masalah kulit yang lain lho.

Penggunaan yang sering akan merusak skin barrier dan menimbulkan jerawat yang baru. Penggunaan pembersih wajah yang baik adalah minimal dua kali sehari atau tiga kali sehari, atau bisa lebih dari itu dengan catatan kulitmu berkeringat atau sangat berminyak.

Selain pembersih wajah, kamu juga dapat mengimbanginya dengan menggunakan krim anti jerawat. Sekali lagi, jangan asal pilih dan selalu perhatikan kandungan pada setiap skincare yang akan kamu gunakan. Jangan menjatuhkan pilihan hanya karena nama produk yang mengklaim anti acne, konsumen yang cerdas tetap akan memperhatikan kandungan pada setiap produk yang digunakan.

Pembersih wajah yang bagus tidak harus mahal, namun bukan berarti dengan mudahnya kamu  tergiur harga skincare yang sangat murah. Tetap perhatikan apakah sudah BPOM, terdapat anjuran pakainya, dan tanggal kadaluarsanya. Skincare yang bagus adalah skincare yang sesuai dengan jenis kulit kamu dan digunakan sesuai aturan pemakaiannya. Percuma dong kalau kamu beli skincare mahal tapi nyatanya tidak cocok di jenis kulitmu.

Itulah beberapa tips dalam memilih produk pembersih wajah bagi kulit berminyak dan berjerawat. Pemilihan yang tepat akan meminimalisir wajah kamu dari iritasi dan permasalahan kulit lainnya yang lebih parah.

Apabila kamu masih bingung menggunakan pembersih wajah yang tepat, kamu dapat mencoba mengaplikasikan Himalaya Purifying Neem Facial Wash yang memang didesain khusus untuk mengontrol minyak berlebih dan permasalahan jerawat. Selain itu, dengan penggunaan yang rutin akan memberikan bonus untuk kulit yaitu lebih terlihat cerah.



Leave a Reply