Yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Skincare untuk Fungal Acne

Kulit berjerawat memang akan sangat mengganggu penampilan atau bahkan berpengaruh pada tingkat kepercayaan diri. Sudah menggunakan produk perawatan wajah tapi jerawat tak kunjung hilang. Mungkin saja itu adalah fungal acne.

Malassezia Folliculitis atau fungal acne merupakan jerawat yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur Malassezia pada folikel rambut. Jadi, jerawat ini bisa disebut juga sebagai jerawat jamur yang pada umumnya tumbuh di area wajah. Namun, jerawat ini juga dapat tumbuh di area lain seperti dada, punggung, kulit kepala, dan bahu.

Bagi kamu yang belum mengetahui seperti apa fungal acne itu, bentuknya serupa dengan jerawat pada umumnya. Jerawat ini berukuran kecil layaknya komedo putih dan disertai rasa gatal.

Memilih produk skincare untuk fungal acne tentu tidak boleh sembarangan. Sebab, fungal acne adalah infeksi jamur yang terjadi pada folikel rambut. Meski namanya mengandung kata acne yang berarti jerawat, fungal acne adalah masalah kulit yang berbeda dengan jerawat.

Untuk perawatan fungal acne berbeda dengan perawatan jerawat biasa. Karena penyebabnya jerawat pun berbeda. Jika kamu memaksakan diri untuk mengobati fungal acne dengan pengobatan untuk jerawat pada umumnya, tidak menutup kemungkinan kondisi fungal acne akan semakin parah.

Maka dari itu, sangat penting menggunakan skin care untuk fungal acne agar pertumbuhan jamur terhenti dan raib dari wajah.

Di dalam produk untuk fungal acne terkandung bahan aktif yang mampu mengatasi penyebab jerawat, meringankan rasa gatal, hingga mengendalikan pertumbuhan jamur serta bakteri di kulit.

Berikut ini adalah bahan aktif pada skincare khusus fungal acne yang aman untuk digunakan.

  • Asam Salisilat

Asam salisilat atau salicylic acid ini mengandung anti jamur yang sangat baik dan mampu mengatasi jerawat jamur. Selain itu, salicylic acid juga dapat mengurangi penumpukan folikel rambut yang sangat rentan menjadi penyebab timbulnya jerawat.

 

Kandungan salicylic acid ini biasanya dapat ditemukan di dalam sabun mandi, sabun wajah, krim, maupun produk skincare lainnya.

  • Hypoallergenic

Rasa gatal biasanya dialami oleh penderita fungal acne. Untuk mengatasi rasa gatal ini, pilihlah produk skincare fungal acne yang memiliki label hypoallergenic atau tidak rentan menyebabkan reaksi alergi karena mampu memberikan efek tenang pada kulit gatal dan merah akibat dari munculnya fungal acne.

 

  1. Pyrithione zinc atau Selenium sulfide

Walaupun kandungan ini umum ditemukan pada shampo anti ketombe, kamu juga dapat menggunakannya sebagai sabun mandi dan digunakan satu minggu sekali untuk menjaga keseimbangan pertumbuhan jamur dan bakteri, dengan arti lain kandungan ini dapat mencegah munculnya jerawat jamur.

  • Pelembap Bebas Minyak

Pelembab wajah tidak hanya digunakan bagi para penderita jerawat biasa, pasalnya bagi kamu yang memiliki fungal acne juga dapat menggunakan pelembab wajah lho.

 

Pengobatan fungal acne biasanya akan diberikan obat oles, namun obat ini memberikan efek samping berupa kulit kering dan iritasi. Dari sinilah, peran pelembab wajah sangat penting. Pilihlah pelembab wajah yang tidak mengandung minyak atau oil free sebagai pencegahan munculnya jerawat jamur di kemudian hari.

 

  1. Sulfur

Mungkin sudah jadi rahasia umum bahwa sulfur terkenal ampuh mengatasi jerawat yang disebabkan oleh jamur maupun bakteri. Kandungan ini sangat mudah ditemukan, baik di dalam sabun wajah, sabun mandi, krim oles, atau produk skincare lainnya.

  • Tea Tree Oil dan Witch Hazel

Merupakan bahan alami yang bersifat anti bakteri dan anti mikroba sehingga mampu menghambat dan mengendalikan pertumbuhan jamur berlebihan di kulit.

 

Cara pemakaiannya sangat mudah, yaitu larutkan 2 tetes tea tree oil dan 12 tetes minyak pembawa, kamu bisa gunakan minyak zaitun, lalu aduk hingga merata. Kemudian oleskan ke area kulit yang ditinggali fungal acne.

 

Yang menjadi catatan di sini adalah tea tree oil terkadang tidak cocok untuk jenis kulit tertentu, ada yang cocok dan ada juga yang terlalu sensitif. Jadi, ada baiknya jika kamu lakukan tes dengan mengoleskan tea tree oil di area kulit lain seperti pergelangan tangan atau belakang telinga, hal ini bertujuan untuk menghindari kemungkinan reaksi alergi yang akan terjadi.

Selain bahan aktif di atas, kamu juga dapat menggunakan bahan alami seperti madu dan teh hijau untuk menghambat pertumbuhan jamur di kulit.

Kamu juga harus memperhatikan fungal acne skincare yang digunakan, pastikan kamu memakai perawatan yang lembut di kulit dengan tujuan perawatan kulit yang mengalami infeksi jamur.

Kandungan yang tidak boleh untuk fungal acne adalah Benzoil peroksida. Jika ditemukan bahan ini, sebaiknya hindari dan hentikan pemakaian. Dalam kasus jerawat biasa mungkin tidak masalah, namun bagi penderita fungal acne zat ini dapat membuat kulit menjadi lebih kering.

Menghilangkan Fungal Acne

Selain perawatan untuk fungal acne, kamu juga dapat memakai produk perawatan untuk menghilangkan fungal acne yang berupa obat oles.

Namun, kamu tidak bisa sembarangan memilih obat oles. Kamu perlu berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk mengetahui obat oles seperti apa yang sesuai dengan jenis kulit kamu.

Selain itu, dokter juga biasanya akan memberikan obat minum untuk mengatasi fungal acne dari dalam. Obat minum ini dapat menghilangkan infeksi dan membersihkan folikel rambut.

Hindari juga penggunaan obat antibiotik yang umum digunakan penderita jerawat biasa, namun mikrobiota baik di kulit akan mati apabila penderita fungal acne meminum obat ini.

Perawatan fungal acne memang berbeda dengan jerawat pada umumnya, jadi jangan sampai kamu sembarang memilih obat dan produk perawatan. Ada baiknya sejak awal pengobatan kamu dapat berkonsultasi dengan dokter. Dengan begitu, kamu pun akan terhindar dari produk perawatan yang tidak aman bagi kulit.

 



Leave a Reply